Tampilkan postingan dengan label Economy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Economy. Tampilkan semua postingan

4 Tahap untuk Memperbaiki Kesehatan Finansial Kamu

 


Situs Investopedia menilai kesehatan finansial atau financial health sebagai cara kamu mengatur uang dan rencana keuangan masa depan kamu. Artinya, semua keputusan dan aktivitas keuangan kamu punya efek domino pada kesehatan finansial kamu. Selain melengkapi diri dengan asuransi komprehensif yang berfungsi sebagai proteksi dan investasi, berikut adalah 4 tahap yang harus kamu lakukan untuk membetulkan atau meningkatkan kesehatan finansial kamu.

1. Menghitung kekayaan bersih dan bujet pengeluaran. 
 
Nominal kekayaan bersih (net worth) kamu dapat diukur dengan mengurangi seluruh aset dengan utang kamu. Menurut Investopedia, kekayaan bersih dapat kamu ibaratkan sebagai posisi finansial kamu saat itu. Sehingga, menghitung kekayaan bersih harus dilakukan paling tidak setiap tahun. Tujuannya supaya kamu dapat mengevaluasi perkembangan karier kamu, melihat keberhasilan finansialmu, juga mengecek ulang aspek mana yang perlu kamu tingkatkan lagi.

Begitu pula dengan menghitung bujet pengeluaran. Komponen ini penting untuk dihitung secara berkala sebab ia dapat membantu kamu mengatur pengeluaran, menghemat, menyimpan uang untuk masa depan, merencanakan untuk kebutuhan darurat, dan lain sebagainya.

2. Mengelola inflasi gaya hidup. 

Secara naluriah, manusia akan menghabiskan uangnya lebih banyak ketika penghasilannya bertambah. Satu pemicu besarnya adalah keinginan untuk memberikan reward atau penghargaan pada diri sendiri atas kerja keras yang sudah dilakukan beberapa waktu ke belakang. Fenomena inilah yang dinamakan dengan inflasi gaya hidup. Meski kamu tetap mampu membiayai kebutuhan harian kamu, inflasi gaya hidup hanya akan menghalangi kamu untuk memupuk kekayaan. Untuk itu, mengelola fenomena ini penting sekali buat memperbaiki kesehatan finansial.

3. Mengenali beda kebutuhan dan keinginan. 

Kebutuhan dan keinginan seseorang sering kali tumpang tindih, terlebih ketika ia sedang memiliki dana yang berkecukupan atau bahkan berlebih. Untuk itu, mengenali perbedaan di antara keduanya menjadi salah satu tahap penting untuk memperbaiki kesehatan finansial.

Sederhananya, kebutuhan adalah hal-hal yang kamu perlukan untuk bertahan hidup; seperti makanan, transportasi, kesehatan, tempat tinggal, pakaian, sampai tabungan (bagi beberapa orang). Sebaliknya, keinginan adalah hal-hal yang kamu mau namun tidak diperlukan untuk bertahan hidup. Memahami beda kebutuhan dan keinginan akan buat kamu lebih bijak ketika menggunakan (membelanjakan) uang kamu.

4. Menyiapkan dana darurat, selanjutnya menabung. 

Seperti namanya, dana darurat bertujuan untuk meng-cover pengeluaran tak terduga yang harus kamu lakukan. Contohnya ketika kamu jatuh sakit hingga harus rawat jalan atau saat kamu tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Rumus ideal dana darurat adalah sejumlah 3 sampai 6 bulan biaya hidup kamu. Namun, perhitungan ini rasanya tak lagi relevan di dunia sekarang. Maka dari itu, setidaknya kamu perlu menyiapkan minimal 6 bulan biaya hidup sebagai dana darurat kamu.

Ketika dana darurat sudah terkumpul, kamu bisa melanjutkan kebiasaan untuk menyimpan uang dengan menabung; entah di rekening deposito, pasar uang, ataupun rekening pasar modal.

Nah, itu dia 4 tahapan memperbaiki kesehatan finansial kamu. Coba terapkan satu per satu untuk hasil yang lebih baik, ya! 
 
 
 

Cara Menghitung Perkiraan DP dan Cicilan Kredit Mobil

 



Cukup banyak orang yang sampai saat ini masih bingung bagaimana cara menghitung besaran total uang muka dan cicilan mobil bekas murah Jakarta. Biasanya mereka hanya menghitung dengan rumus yang sangat sederhana, seperti :


 Sementara cicilannya menggunakan rumus : 
 


Nilai pinjaman pokoknya sendiri hanya dihitung berdasarkan total harga mobil dikurangi dengan uang muka. Secara sederhananya perhitungan utang memang seperti itu, tetapi ada beberapa hal yang membuat perhitungannya lebih rumit, seperti adanya biaya administrasi dan asuransi.

Rumus menghitung besaran cicilan mobil bekas

Lalu, bagaimana ya cara menghitung yang benar? Berikut ini rumusnya :

 

Keterangan:

· Asuransi = % dari harga mobil
· Provisi = % dari pokok pinjaman

Contoh menghitung besaran cicilan mobil bekas


Misalnya saja A sedang membeli mobil seharga Rp 200.000.000. Dengan uang muka sekitar 40% dari harga mobil. Sedangkan suku bunga kreditnya sekitar 4,2% per tahun dan flat, adapun tenor yang digunakan kali ini adalah 4 tahun.

Biaya lainnya yaitu :

· Asuransi= 5%
· Provisi= 0,5%
· Polis asuransi= IDR 75.000
· Administrasi= IDR 550.000

Maka sistem perhitungannya jadi :

 


Artinya pembayaran pertama yang harus dikeluarkan sekitar IDR 94.145.000 sedangkan total cicilan bulanan yang harus dibayarkan adalah IDR 2.920.000 selama tenor pinjaman.

Tentunya ini hanya hitungan kasar atau bisa dikatakan simulasi perhitungan saja. Sebab terkadang lembaga pembiayaan memberikan promo berupa diskon DP, suku bunga rendah, atau beberapa kebijakan lain yang mungkin akan memengaruhi perhitungan ini. Namun setidaknya, jika Anda sudah memahami perhitungan ini, Anda bisa mendapatkan gambaran mengenai uang yang harus dipersiapkan saat Anda berencana membeli sebuah mobil.




Sewa Genset Berkualitas sebagai Cadangan Listrik Di Sini


 




Tidak bisa dimungkiri, di zaman sekarang listrik menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh semua orang. Sebab, hampir semua aktivitas yang dikerjakan menggunakan listrik agar dapat berjalan dengan baik, terutama bagi perusahaan-perusahaan besar. Setiap perusahaan membutuhkan daya pemasok listrik yang tinggi agar aktivitas bisnisnya dapat berjalan dengan baik. Bagaimana tidak, hampir semua alat yang digunakan terhubung dengan listrik, seperti AC, komputer, Wi-Fi, dan lain-lain. Tanpa adanya listrik, sudah dipastikan bisnis tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, biasanya perusahaan akan berinvestasi banyak untuk mempersiapkan cadangan listrik gedung.

Biasanya, perusahaan mengantisipasi terjadinya kekurangan listrik dengan menyewa genset atau generator set. Seperti yang kita ketahui bahwa genset memiliki fungsi sebagai penambah daya listrik atau cadangan aliran listrik. Dengan genset, perusahaan tidak perlu khawatir lagi ketika terjadi pemadaman listrik atau dayanya yang kurang. Sebab, genset akan membantu menyelesaikan masalah tersebut dan otomatis aktivitas bisnis tidak akan terganggu.

Nah, bagi yang belum tahu, ada beberapa manfaat yang kamu dapatkan apabila menyewa genset nih :

1. Hemat biaya

Sudah dipastikan saat kamu sewa genset biaya yang dikeluarkan tidak terlalu mahal dibandingkan dengan membelinya sekaligus. Otomatis, anggaran yang kamu keluarkan untuk mengatasi masalah listrik tidak terlalu besar sehingga dapat digunakan untuk keperluan lainnya.

Terlebih, biasanya genset hanya digunakan sesekali, tidak terlalu sering sampai setiap hari.

2. Kualitas terjaga

Dijamin, genset yang kamu dapatkan dari tempat persewaan kualitas tentu sudah terjaga dengan baik. Sebab, tempat penyedia layanan pasti sudah merawat gensetnya dengan baik supaya performanya tetap optimal saat digunakan oleh pelanggan.

Sewatama hadir sebagai perusahaan yang menyediakan genset berkualitas dengan berbagai macam kapasitas pembangkit mulai dari 100 kva hingga 2.000 kva. Dengan harga terjangkau, kamu bisa mendapatkan genset yang diinginkan sesuai kebutuhan perusahaan.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Sewatama, kamu bisa langsung menghubungi situs resminya https://sewatama.com/id/
 
 
 
 
 

Pengertian Pajak Pertambahan Nilai dan Cara Menghitungnya

 

Image :  accuratebusinesscenter.com


PPN adalah jenis pajak konsumsi yang paling umum dan saat ini digunakan di lebih dari 160 negara, termasuk Indonesia. Untuk produk atau layanan, PPN dikumpulkan berdasarkan nilai produk saat bergerak melalui produksi. Jenis pajak ini dimulai dengan pembelian awal bahan mentah dan diakhiri dengan penjualan reseller terakhir. Berikut adalah pengertian dari PPN dan cara menghitungnya.

Apakah PPN Itu?

PPN adalah "Nilai tambah" yang dapat didefinisikan sebagai pertumbuhan bisnis produk atau layanan untuk meningkatkan nilai atau harga produk. Di negara-negara yang memberlakukan PPN, setiap supplier, produsen, distributor, reseller dan konsumen semua membayar PPN atas barang atau layanan yang mereka beli.

PPN dikumpulkan oleh penjual dan dibayar kepada pemerintah dalam bentuk kredit. Berdasarkan metode kredit, PPN dinilai berdasarkan barang atau jasa yang ditawarkan di setiap tahap rantai pasokan. Bisnis membayar PPN atas pembelian mereka dan mengumpulkan PPN atas penjualan mereka.

Secara teori, PPN yang dibebankan dan dibayar oleh bisnis yang sama harus seimbang. Mengapa? Sebab harga pembelian akhir mencakup semua pajak yang dibebankan pada berbagai tahapan rantai pasokan, pelanggan akhir pada akhirnya menanggung beban pembayaran PPN.

Sistem kredit mengharuskan setiap bisnis untuk melacak faktur penjualan yang menunjukkan bahwa PPN dikumpulkan dan dibayarkan. Pada akhir periode akuntansi, bisnis menambahkan setiap faktur dan mengirimkannya ke pemerintah.

Jika PPN yang dikumpulkan melebihi PPN yang dibayarkan, bisnis akan membayar selisihnya kepada pemerintah. Alternatifnya, jika PPN yang dibayarkan melebihi PPN yang dikumpulkan, bisnis berhak atas pengembalian dana selisihnya.

Cara Menghitung PPN

Bagaimana sih cara untuk menghitung PPN itu sendiri? Adapun cara untuk menghitung PPN adalah 10% x Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Misalkan suatu negara memiliki tarif PPN 10%. PPN dapat diterapkan ke berbagai tahap rantai pasokan suatu produk sebagai berikut :

1. Produsen tepung membeli gandum dari petani seharga 8000, ditambah PPN 800 dengan total 8800. Produsen tepung membayar petani 8800, dan petani akan mengirimkan 800 kepada pemerintah dalam bentuk pajak pada akhir periode akuntansi.

10% x 8000 = 800

2. Sebuah toko roti membeli tepung dari pabriknya seharga 10.000, ditambah PPN 1.000 dengan harga total 11.000. Toko roti membayar 11.000 kepada produsen tepung. Meskipun PPN sebesar 1000, produsen tepung hanya menyetor 2000 kepada pemerintah, yang merupakan total PPN pada tahap ini (dikurangi PPN sebelumnya yang dikenakan oleh petani).

[10% x 10.000] - [10% x 8.000] = 2000

3. Toko roti menjual selusin kue ke supermarket seharga 15.000, ditambah PPN 1500 (total 16.500). Meskipun PPN adalah 1500, toko roti hanya menyetor 500 kepada pemerintah, yang merupakan total PPN pada tahap ini (dikurangi PPN 1000 sebelumnya yang dibebankan oleh produsen tepung).

[10% x 15.000] - [10% x 10.000] = 500

Bagaimana? Apakah Anda sudah memahami apa itu PPN dan cara menghitungnya? Jangan sampai transaksi keuangan Anda salah karena adanya PPN. Gunakan aplikasi “BukuKas” untuk memudahkan Anda mengelola segala transaksi keuangan bisnis Anda. 
 
 
 
 

7 Hal yang Perlu Dihindari Saat Mengajukan Pinjaman Online

 

Pinjaman online memang bisa menjadi solusi ketika Anda membutuhkan dana untuk suatu kebutuhan yang perlu dana cukup besar dan dalam waktu yang mendesak, seperti layanan pinjol cicilan ringan yang kini bisa Anda temukan di internet. Dengan menggunakan layanan pinjaman online ini, Anda akan mendapatkan dana yang bisa cair dalam waktu yang relatif singkat dan bisa Anda cicil pembayarannya setiap bulan sesuai dengan jangka waktu yang telah Anda tentukan.

Untuk mengajukan pinjaman dana ini, Anda perlu melengkapi beberapa persyaratan dan mengikuti prosedur peminjaman yang berlaku pada perusahaan pinjaman tersebut. Namun, agar proses peminjaman dana dan pembayaran yang Anda lakukan bisa berjalan lancar, sebaiknya hindari beberapa hal berikut ketika Anda memutuskan untuk meminjam dana pada pinjaman online atau lembaga keuangan lainnya. 

1. Jangan memalsukan informasi pribadi

Ketika mengajukan pinjaman dana pada perusahaan pinjaman, Anda akan diminta keterangan dan persyaratan yang berkaitan dengan data diri serta informasi pribadi Anda. Guna kelancaran proses pinjaman dan kebaikan untuk kedua belah pihak, baik bagi Anda maupun bagi pihak perusahaan pinjaman, jangan pernah mencoba untuk memalsukan informasi pribadi Anda atau memberi informasi palsu mengenai data diri Anda kepada pihak perusahaan peminjam.

Hal ini justru akan menyulitkan Anda nantinya terutama dalam proses persetujuan pengajuan pinjaman. Lagipula, memalsukan informasi pribadi untuk kepentingan semacam itu termasuk pelanggaran hukum dan dapat membuat Anda berurusan dengan pengadilan nantinya. Anda cukup menjawab dengan jujur mengenai informasi yang ditanyakan oleh perusahaan peminjam agar proses pengajuan pinjaman Anda juga bisa berjalan lancar.

2. Jangan meminjam dengan nominal berlebihan

Sebelum memutuskan untuk melakukan pengajuan dana pinjaman, perhitungkan kembali dan pertimbangkan baik-baik mengenai jumlah nominal pinjaman yang Anda perlukan. Berbagai perusahaan pinjaman memang memberikan beragam tawaran nominal dana yang bisa Anda pinjam.

Namun, sebaiknya Anda hanya meminjam dana sebesar nominal yang benar-benar Anda butuhkan. Jika Anda meminjam berlebihan, dana tersebut bisa saja Anda habiskan secara tidak sadar untuk pengeluaran-pengeluaran yang tak perlu. Anda mungkin akan merasa senang di awal, namun hal ini akan membuat Anda merasa kesulitan ketika harus mulai membayar angsuran dari dana yang Anda pinjam nantinya.

3. Jangan memilih cicilan yang memberatkan

Berbagai layanan pinjol cicilan ringan memang memberikan beragam penawaran cicilan ringan untuk mengembalikan dana yang Anda pinjam. Namun terkadang Anda merasa ingin segera menyelesaikan pinjaman tersebut sehingga memilih nominal cicilan yang besar supaya proses pinjaman Anda bisa segera selesai. Namun hal tersebut justru akan memberatkan Anda jika Anda memilih cicilan yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial bulanan Anda.

Bisa jadi Anda justru tidak bisa membayar cicilan bulanan tersebut dan akan membuat cicilan terbengkalai sehingga pinjaman dana Anda justru semakin besar. Supaya Anda tidak memilih cicilan yang memberatkan, pilihlah cicilan dengan nominal maksimal sebesar 30% dari gaji atau penghasilan bulanan Anda. Dengan menyisakan anggaran sebesar 70% dari gaji, Anda bisa membayar cicilan dengan tetap memiliki anggaran untuk pengeluaran bulanan.

4. Tidak melengkapi persyaratan

Salah satu faktor yang membuat pengajuan pinjaman Anda akan disetujui oleh perusahaan peminjam adalah kelengkapan persyaratan yang Anda penuhi. Meskipun hanya berupa satu atau dua syarat sederhana, namun jika Anda tidak melengkapinya maka perusahaan peminjam berhak untuk menolak pengajuan pinjaman Anda.

Oleh karena itu pastikan Anda telah membaca semua persyaratan yang diminta oleh perusahaan pinjaman tersebut dan melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan agar peminjaman dana yang Anda ajukan dapat berjalan lancar.

5. Meminjam dana untuk orang lain

Mungkin terkadang Anda berada pada kondisi ingin membantu teman yang sedang mengalami kesulitan ekonomi, kemudian Anda memutuskan untuk meminjam dana untuk membantu teman Anda tersebut. Secara kemanusiaan, apa yang Anda lakukan tersebut bukanlah sesuatu yang salah. Namun sebaiknya Anda tidak memberikan dana yang Anda pinjam dari pinjaman online atau perusahaan pinjaman sejenis kepada orang lain, terlebih orang tersebut tidak terlalu dekat dengan Anda.

Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan dengan teman Anda tersebut. Anda bisa saja tiba-tiba kehilangan kontak dengan teman tersebut sementara nama Anda yang menjadi nama peminjam dana. Itu akan membuat Anda harus membayar cicilan untuk dana yang tidak Anda gunakan.

6. Mencampur dana pinjaman dengan uang pribadi

Anda sebaiknya memisahkan dana pinjaman yang Anda dapat dari perusahaan pinjaman dengan uang pribadi pada dua rekening yang terpisah. Jangan mencampur kedua sumber keuangan itu karena kedua hal tersebut akan membingungkan Anda nantinya.

Pastikan dana pinjaman yang Anda dapatkan digunakan untuk kebutuhan penting yang memang sudah Anda rencanakan di awal ketika mengajukan dana pinjaman. Jika Anda mencampurnya dengan uang pribadi, Anda secara tidak sadar akan menggunakan dana pinjaman tersebut untuk keperluan sehari-hari sehingga kebutuhan penting yang Anda rencanakan di awal justru tidak terealisasi.

7. Menunda-nunda waktu pembayaran

Ketika telah mendapatkan dana dari pengajuan pinjaman, Anda akan memiliki kewajiban untuk membayar angsuran tersebut setiap bulannya. Untuk kelancaran proses pembayaran, sebaiknya jangan menunda-nunda pembayaran cicilan ketika Anda sudah mendapat gaji. Menunda-nunda waktu pembayaran cicilan akan membuat dana untuk cicilan tersebut terpakai dengan kebutuhan lain.

Itulah beberapa hal yang perlu dihindari ketika Anda mengajukan pinjaman melalui layanan online seperti di https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/ untuk kemudahan dan keamanan Anda. Nah, sekarang apakah Anda  sedang memerlukan dana segera? Jika demikian, kini saatnya Anda memanfaatkan pinjaman online, pilih cicilan yang ringan. 



Ingin Renovasi Rumah yang Hemat? Ini Beberapa Solusinya yang Mudah




Ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa rumahku istanaku. Ungkapan ini tentu mempunyai banyak makna, tergantung masing-masing orang dari sudut mana mereka memandangnya. Jika memandang rumah sebagai tempat tinggal, maka bisa dimaknai bagaimanapun kondisi rumah, kalau itu milik sendiri pasti akan memberi kenyamanan tersendiri, meski dibanding dengan istana sekalipun.

Banyak orang melakukan berbagai upaya sedemikian rupa sesuai seleranya untuk membuat rumah bisa nyaman ditempati. Juga yang tak kalah pentingnya adalah dengan merawat rumah secara rutin agar penghuni betah menempatinya, menjadi suatu yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik rumah. Oleh karenanya, jika ada kerusakan sudah seharusnya rumah segera diperbaiki atau direnovasi.

Namun yang menjadi masalah, untuk merenovasi rumah bukanlah hal yang mudah. Anda sebagai pemilik rumah harus memperhitungkan segala sesuatunya dengan cermat dan yang paling utama tentu soal keperluan biaya yang tak sedikit. Untuk itu, agar bisa lebih hemat perlu adanya strategi atau rencana renovasi yang akurat agar pekerjaan berjalan lancar, tidak sampai terbengkalai.

Adakah solusinya? Untuk melakukan renovasi rumah yang hemat, Anda bisa melakukan beberapa cara yag mudah berikut ini, diantaranya yaitu :

1. Pertahankan bentuk rumah yang ada

Waktu pertama kali membangun rumah pastinya Anda telah memilih model atau bentuk rumah sesuai selera Anda. Tentunya selera tak akan berubah begitu drastis, oleh karenanya saat Anda ingin merenovasi rumah tak perlu banyak merubah model, karena akan berpengaruh terhadap kebutuhan biaya. Semakin banyak perubahan tentu akan membuat biaya makin meningkat, misalnya untuk biaya pembelian material dan ongkos tukang.

Jika Anda terpaksa harus menambah atau memindahkan ruangan, maka perhitungkan dengan seksama dengan mempelajari denah rumah. Membongkar, menggeser dinding atau membuat dinding baru pengerjaannya sama saja, membutuhkan biaya yang cukup mahal, jadi maksimalkan dulu area yang ada sebaik mungkin.

2. Pilih bahan aluminium untuk kebutuhan material rumah 

 
Rayap bisa jadi memberi andil yang besar pada kerusakan rumah Anda, misalnya terhadap kusen kayu pada jendela, pintu, rangka atap dan bagian rumah lainnya. Ada solusi terbaik sebagai jalan keluarnya, yaitu dengan menggantinya menjadi jendela dan pintu aluminium, sedangkan rangka atap menggantikannya dengan baja ringan.

Seiring semakin mahalnya harga kayu, kini penggunaan bahan aluminium untuk kusen rumah semakin populer. Anda tak kesulitan untuk mendapatkan bahan tersebut karena makin banyak distributor dan produsen kusen aluminium, misalnya saja distributor aluminium PT. Indomakmur Inti Lestari yang siap untuk memenuhi kebutuhan Anda. Perusahaan yang berbasis di Indonesia ini bergerak dalam bidang import dan supplier untuk berbagai jenis barang ferrous dan non-ferrous metal, peralatan listrik, plastik industri, serta rubber dan belt.

Banyak alasan orang lebih tertarik dan memilih menggunakan kusen alumunium untuk renovasi rumahnya. Apa saja sebetulnya kelebihan aluminium? Berikut ini beberapa keuntungan jika Anda memilih kusen aluminium dibandingkan kayu untuk kusen rumah, yaitu antara lain : 


  • Tahan terhadap cuaca, membuat aluminium tidak akan mengalami penyusutan karena suhu yang dingin, atau memanjang sehingga bisa melengkung karena suhu udara yang panas.
  • Tahan terhadap serangan rayap dan tahan keropos, walaupun dipasang pada tempat-tempat yang lembab, seperti di kamar mandi.
  • Aluminium mempunyai bobot yang cukup ringan, sehingga lebih mudah dipindahkan.
  • Dari segi pemeliharaan, kusen alumunium lebih mudah untuk perawatannya.
  • Ramah lingkungan, karena aluminium tergolong bahan yang aman serta tak memancarkan toksin atau zat berbahaya ke dalam lingkungan.
  • Dari segi estetika, dengan teknologi modern memungkinkan aluminium dapat diwujudkan dalam segala macam solusi desain.
  • Pemasangannya mudah, untuk pintu aluminium relatif tak membutuhkan biaya yang besar dan dapat dilakukan dengan waktu yang singkat.

 
3. Manfaatkan furnitur lama 
 
Furnitur lama bukan berarti harus dibuang, karena masih bisa dimanfaatkan dengan cara menyulapnya menjadi seperti baru. Anda bisa melakukannya, misalnya dengan cara mengecatnya kembali dengan warna lain atau memoles permukaan furnitur dengan minyak atau cairan khusus agar nampak mengkilap.

Cara lain untuk memanfaatkan furnitur lama adalah dengan mengubah fungsinya, misalnya mengubah bathtub yang sudah lama menjadi sofa atau meja kerja tua menjadi beberapa kabinet.

4. Gunakan material hemat energi

Anda bisa membuat desain rumah Anda menggunakan material yang ramah lingkungan dan dapat meredam panas. Misalnya menggunakan material batu bata untuk dinding. Dinding batu bata setebal 10 cm dapat menahan panas selama 2 jam lebih, sehingga akan mengurangi penggunaan AC di rumah.

5. Mempertimbangkan musim

Musim yang tepat untuk renovasi rumah adalah saat musim kemarau yang disertai gerimis atau hujan dalam skala yang ringan. Melakukan renovasi pada saat musim seperti ini bisa membuat hasil bangunan lebih berkualitas. Misalnya saat ada hujan, Anda bisa melihat kondisi genteng apakah bocor atau tidak. Sedangkan jika renovasi dilakukan saat cuaca sangat panas, bisa membuat bangunan retak-retak, sebaliknya jika dilakukan pada musim hujan, hasilnya juga tidak akan bagus dan pekerjaan bisa berjalan lambat.

Nah, itulah beberapa tips untuk melakukan renovasi rumah yang bisa menghemat biaya. Bagaimana dengan kondisi rumah Anda sekarang, sudahkah saatnya perlu direnovasi? Anda bisa mempertimbangkan solusi di atas untuk renovasi rumah yang mudah dan hemat. 




Ingin Sukses Menjalin Kerja Sama Bisnis? Ini Tips Agar Klien Anda Tertarik




Apakah Anda seorang pelaku bisnis? Kalau betul, tentu Anda mempunyai keinginan agar bisnis Anda bisa terus berkembang, sebagai salah satu tolok ukurnya adalah dengan omset yang terus meningkat setiap bulannya. Untuk mewujudkannya, maka menjalin kerja sama dengan banyak klien atau dengan menjangkau lebih banyak calon konsumen wajib dilakukan.

Bagaimana caranya? Kesuksesan menjalin kerja sama dengan klien atau relasi bisnis bisa dibilang gampang-gampang susah. Salah satu poin yang biasanya akan menentukan kesuksesan itu adalah bagaimana Anda bisa membuat klien puas dengan pelayanan Anda. Tak jarang upaya menjalin kerja sama bisnis dengan klien membuahkan hasil yang sukses itu berawal dari hal yang sepele, misalnya melalui jamuan makan siang.

Oleh karenanya, tak ada salahnya jika Anda bisa mengadakan jamuan makan siang untuk klien Anda dengan kemasan yang spesial. Misalnya saja melengkapi jamuan itu dengan berbagai makanan ringan khas suatu daerah atau minuman seperti Guinness Beer untuk membuat suasana lebih fresh atau sensasi lainnya. Toh sekarang ini tak sulit untuk menemukan tempat beli Bir Guinness, bisa di berbagai toko swalayan, bahkan bisa dipesan di berbagai toko online terkenal.

Sudah menjadi hal yang jamak dilakukan para pelaku bisnis memanfaatkan momen makan siang itu untuk melakukan lobi-lobi atau pendekatan menuju kerja sama bisnis. Tentu itu bukanlah satu-satunya cara, masih banyak lagi hal sederhana yang bisa diakukan untuk membuat klien puas terhadap pelayanan Anda. Berikut beberapa tips agar klien tertarik dengan penawaran kerja sama bisnis Anda, dinataranya, yaitu :

1. Menyediakan ruang tamu yang nyaman

Untuk kenyamanan klien dan agar dia betah di kantor Anda, maka buatlah ruang tamu yang nyaman dengan kesan privasi. Misalnya, ruang tamu dilengkapi dengan berbagai majalah, tempat charging gadget dan akuarium dengan ukuran yang besar. Dengan cara ini klien Anda dapat mengisi waktu senggangnya dengan aktivitas yang menyenangkan.

2. Segera temui klien Anda

Jangan biarkan klien Anda terlalu lama sendirian saat sudah datang di kantor Anda. Ada baiknya Anda segera menemui, kalau Anda sedang sibuk tugaskan salah satu staf, utamanya yang telah mengenal klien Anda tersebut. Dengan cara demikian, maka minimal ada obrolan ringan yang menyenangkan sehingga klien Anda merasa waktunya tak terbuang percuma. Disamping itu kedatangan klien Anda juga merasa dihormati.

3. Sediakan minuman dan makanan ringan

Tak lengkap rasanya kalau klien Anda datang menunggu atau sambil ngobrol dengan pihak Anda tak disajikan minuman bersama aneka makanan ringan. Mungkin saat menunggu klien bisnis Anda haus atau belum sempat makan, tentu dengan adanya sajian itu cukup menjadi perhatiannya. Jadi, siapkan saja makanan dan minuman untuk menjamu klien bisnis Anda yang sedang menunggu.

4. Fokus pada klien dan bisnis

Tentu Anda punya misi saat menjamu klien, untuk itu tetaplah Anda bertindak profesional. Hilangkan hal-hal yang bisa mengganggu pembicaraan Anda dengan klien, misalnya mengubah setelan ponsel menjadi silent. Selain itu, abaikan keadaan di sekeliling Anda, fokus pada klien dan hal yang sedang dibicarakan.

5. Akhiri dengan pesan khusus

Akhiri rangkaian pertemuan dengan mengirimkan pesan melalui email, berikan ucapan terima kasih dan ungkapan kebahagiaan Anda atas kesediaan klien datang ke kantor Anda. Jangan lupa sisipkan pula kesepakatan yang telah Anda capai dari pertemuan itu.

Itulah 5 tips agar klien Anda tertarik dengan penawaran kerja sama bisnis yang Anda miliki. Bila Anda memperhatikan kelima hal tersebut dan melaksanakannya dengan baik, tidak mustahil bisnis Anda akan berkembang maksimal. 






Designed with by Way2themes | Distributed by Blogspot Themes