Perlukah Pemasangan Behel Gigi? Perhatikan Kondisinya!



Behel gigi alias kawat gigi sekarang ini bukan hanya menjadi prosedur penanganan untuk meratakan gigi. Akan tetapi juga salah satu tren kecantikan di kalangan remaja hingga dewasa. Meskipun harga pasang behel gigi tidaklah murah, namun perlukah pemasangan kawat gigi dilakukan?

Secara umum dari segi medis, kawat gigi digunakan untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak rata. Pemasangan kawat gigi harus dilakukan oleh seorang ortodentis, yakni dokter gigi spesialis ortodontis. Dengan melalui serangkaian pemeriksaan dan tahapan pemasangan yang cukup panjang dan butuh banyak biaya.




Apakah Pemasangan Kawat Gigi Diperlukan?

Pemasangan kawat atau behel gigi umumnya lebih dikenal sebagai bentuk usaha memperbaiki penampilan atau dengan kata lain bertujuan untuk estetika. Susunan gigi pada setiap orang memang berbeda dan tidak selalu rapi, itu sebabnya kawat gigi digunakan untuk merapikannya. Namun sebenarnya tidak hanya itu, kawat gigi juga diperlukan untuk memperbaiki fungsi dan menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Jika susunan gigi normal, berada di posisi yang benar dan sejajar serta dapat mengatup dengan sempurna maka kawat gigi tidak diperlukan. Akan tetapi jika kondisi gigi terlalu tumpang tindih atau berjejalan, renggang, gingsul, atau posisinya terlalu maju-mundur, maka lebih baik jika kawat gigi digunakan. Penggunaan kawat gigi ini akan membantu gigi kembali ke tempat yang tepat sekaligus merapikannya.

Kawat gigi juga dapat digunakan untuk mengatasi kelainan pada orang dengan kondisi rahang bagian atas maju (tonggos) atau rahang bagian bawah maju (cakil). Yang mana kelainan rahang ini dapat menyebabkan gigitan tidak rata, gigi tumbuh bengkok dan posisi gigi tidak sejajar antarabagian atas dan bawah.Penggunaan kawat gigi juga dapat mengatasi gangguan bicara dan mengunyah akibat gigi tidak rata.

Jenis Kawat Gigi Sesuai Kebutuhan

Untuk mendapat hasil penggunaan behel gigi yang maksimal, setiap orang memerlukan jenis kawat gigi yang berbeda sesuai kebutuhan. Dokter akan menentukan jenis yang tepat berdasarkan pemeriksaan gigi yang dilakukan dari awal prosedur pemasangan. Berikut jenis kawat gigi yang sesuai untuk beberapa kebutuhan:

1. Kawat Gigi Permanen

Merupakan yang paling umum digunakan untuk beragam kondisi gigi. Kawat gigi permanen digunakan untuk memperbaiki letak beberapa gigi sekaligus. Kawat gigi ini terdiri dari kotak-kotak kecil yang ditempel di setiap gigi dengan kawat sebagai penghubungnya. Jenisini umumnya terbuat dari logam namun kini banyak juga yang dibuat dari keramik atau plastik bening.

2. Kawat Gigi Lepas-Pasang

Kawat gigi lepas-pasang biasanya digunakan untuk menangani masalah minor seperti gigi bengkok. Kawat jenis ini bisa dilepas-pasang sendiri pada waktu-waktu tertentu dan umumnya berupa penampang plastik yang dipautkan pada gigi dan menutup langit-langit mulut.

3. Kawat Gigi Fungsional

Kawat gigi jenis ini dapat digunakan untuk menangani masalah posisi rahang yang tidak sejajar. Berupa sepasang kawat plastik lepas-pasang, alat ini harus dipakai sepanjang waktu kecuali saat makan dan ketika dibersihkan.

4. Retainer

Jenis ini biasanya digunakan setelah pelepasan kawat gigi untuk mencegah gigi kembali ke posisi seperti semula. Retainer dapat bersifat permanen atau lepas-pasang dan mungkin peru dipakai pada beberapa waktu dalam sehari.

5. Kawat Gigi Lingual

Jenis ini hampir sama seperti kawat gigi permanen, hanya saja ditempatkan pada bagian belakang gigi sehingga tidak terlihat dari luar.

Selain beberapa pilihan tersebut, ada pilihan lain yang kini bisa digunakan yaitu behel gigi tembus pandang (clear aligner). Alat ini berbentuk menyerupai susunan gigi dan digunakan seperti pelindung gigi yang dapat dicopot. Clear aligner ini bisa menjadi pilihan yang tepat sebagai pengganti kawat gigi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed with by Way2themes | Distributed by Blogspot Themes